Showing posts with label Mobile. Show all posts
Showing posts with label Mobile. Show all posts

Friday, November 2, 2012

Fitur-fitur Unggulan Android 4.2

androidauthority.com
KOMPAS.com - Ancaman badai Sandy membuat Google terpaksa membatalkan agenda event Android hari Senin (29/10/2012) kemarin karena kota New York yang menjadi lokasi acara terletak di dalam jalur badai.

Biarpun begitu, raksasa internet tersebut tetap melanjutkan rencana memperkenalkan sistem operasi Android 4.2 terbarunya. Berlawanan dengan rumor-rumor terdahulu, Android 4.2 tidak memiliki nama julukan "Key Lime Pie", melainkan "Jelly Bean", sama dengan pendahulunya, Android 4.1.

Nah, apa saja perubahan yang dibawa melalui sistem operasi teranyar ini? Berikut ringkasannya menurut deskripsi dari Google seperti dikutip dari Android Authority.

Photo Sphere
android-4-2-jelly-bean-panorama
Fitur Photo Sphere pada Android 4.2 (gambar:androidauthority.com)

Android 4.2 menawarkan fitur kamera baru bernama Photo Sphere. Fitur ini memungkinkan pengguna menangkap gambar panoramik yang meliputi area pandangan luas. Teknologi ini sebelumnya sudah pernah diterapkan dalam Street View Google Maps.

"Swipe" untuk Mengetik

Fasilitas on-screen keyboard pada Android 4.2 mendukung fungsionalitas Gesture Typing, di mana pengguna cukup "menyapukan jari di atas tiap huruf yang diinginkan untuk mengetik, kemudian mengangkat jari setelah mengetik satu kata." Fitur ini juga menambahkan spasi setelah setiap kata secara otomatis.

Dukungan Multi-user
android-4-2-jelly-bean-gesture-typing-multi-user
Gesture Typing (kiri) dan dukungan multi user pada Android 4.2 (gambar:androidauthority.com)

Hal yang satu ini sudah umum dijumpai di komputer desktop dan notebook. Seperti namanya, multi-user support memungkinkan tiap pengguna perangkat mobile untuk memiliki akunnya sendiri (apabila  digunakan oleh lebih dari 1 orang).

Google menjanjikan bahwa tiap akun pengguna dapat merekam semua hal dan kustomisasi yang terkait dengan pengguna tersebut, mulai dari tampilan homescreen, widget, aplikasi, hingga rekaman high-score pada game. Untuk berpindah antar  akun, pengguna tidak perlu melalui tahapan log-in dan log-out.

Output Display Wireless

Pengguna perangkat dengan sistem operasi Android 4.2 dapat menyalurkan keluaran display ke TV layar lebar yang memiliki input HDMI yang terhubung ke adapter wireless display.

Daydream

Ini adalah fitur baru yang memungkinkan perangkat Andorid 4.2 menampilkan "informasi yang berguna" saat berada dalam kondisi idle atau terpasang di dock. Informasi yang dimaksud bisa berupa gambar-gambar dari album foto atau kabar terbaru dari Google Currents.

Notifications Gaya Baru

android-4-2-jelly-bean-gesture-daydream-notifications
Daydream (kiri), dan tampilan baru Notification pada Android 4.2 (gambar:androidauthority.com)

Area notifikasi juga mendapat update dalam Android 4.2. Menurut keterangan Google, pengguna bisa melakukan gerakan swiping dengan jari dari bagian atas layar untuk melihat semua notifikasi dalam satu tempat saja. Notifikasi pun bisa memuat fungsi-fungsi tambahan yang terkait dengan jenis notifikasi yang ditampilkan, misalnya opsi untuk memanggil nomer telepon yang terekam sebagai missed call.

Update Google Search dan Google Now

Search tetap mengandalkan Knowledge Graph dan fungsi voice-search Google, tetapi Google Now memiliki fungsi baru berupa kemampuan untuk mencari spot menarik untuk berfoto di area sekitar, informasi tentang film bioskop yang akan datang, serta beberapa hal lainnya.

Peningkatan Kinerja, Widget, dan Android Beam

Google tidak menjelaskan secara sepesifik peningkatan kinerja yang bisa diharapkan dari Android 4.2. Sistem operasi ini tetap menjanjikan pengoperasian yang mulus serta "respon sentuhan yang lebih reaktif dan seragam".

Hal yang sama berlaku pada widget yang tida berubah dibandingkan Android 4.1.

Perubahan terdapat pada Google Beam yang kini bisa dimanfaatkan untuk berbagi foto dan video, berikut daftar kontak, laman situs internet, video you tube, dan aplikasi  "dengan satu sentuhan saja".

Peningkatan Aksesibilitas

Dengan Jelly Bean versi baru ini, diharapkan pengguna berkebutuhan khusus bisa lebih mudah memakai perangkatnya. Beberapa fitur aksesibilitas baru pada Android 4.2 termasuk screen magnification lewat ketukan tiga jari pada layar. Perangkat tetap menerima input ketika layar sedang dibesarkan.

Pengguna yang memiliki masalah penglihatan juga bisa berinteraksi dengan tablet lewat Gesture Mode untuk navigasi UI dengan sentuhan dan sapuan jari, ditambah speech output.



sumber

Monday, October 15, 2012

Samsung Luncurkan Galaxy S III Alpha Segahar Note II


sumber

Sunday, October 14, 2012

Best Gadgets Of 2012

As the holiday shopping season nears the tech lovers in your life are probably salivating over all of the amazing electronic toys that have went on sale this year. If you’re hopelessly lost when it comes to finding the best gadgets of 2012 for your loved ones we have compiled a list that examines four very cool pieces of gadget technology that geeks have been salivating over for the last 10 months.
Lytro Light-Field Camera
Lytro Field Camera
With most cameras you focus the shot, take the picture and deal with the results for the rest of your life. Lytro isn’t your typical camera. Using a process known as “light-field” the camera captures the total visual depth of a scene.
After taking a photo the user than then click on different parts of the digital picture to focus on that section of the image.
You can try the Lytro focus setup HERE.
DISH Network ‘Hopper’ Service With PrimteTime Anytime
Dish Network Hopper Service
When DVR systems arrived the first thought on many people’s minds was “I wish I could just push a button and skip the commercials.” Fast forward to 2012 and Dish Network made that commercial skipping option a reality.
Known as ‘Hopper‘ the service allows users to skip commercials for shows they recorded earlier in the day.
What might be most revolutionary however is the networks ability to offering a service called ”PrimeTime Anytime,” which records every single prime time show on all four major networks automatically in high-definition. All of those shows remain on the users system for eight day, ensuring you never miss a show you forgot to record.
This offering is both a service (Hopper) and a gadget (DVR Hopper system).
Samsung Galaxy S III
Samsung Galaxy S III
The Samsung Galaxy S III is everything the iPhone 5 wants to be.  Aside from featuring Google Maps (something Apple wishes it still had at the moment) the device is one of the most powerful and user friendly Google Android based smartphones on the market. Major features on the Galaxy S III includes:
  • 4G LTE* for high-speed downloads
  • Android 4.0 (Ice Cream Sandwich) OS
  • 4.8″ HD Super AMOLED 720p display
  • S Voice enables voice-activated functionality
  • National retail exclusive** marble white for Sprint
The Galaxy S III also features NFC capabilities which allows users to make payments with their phones, transfer funds between devices and even wirelessly sync playlists and other information.
The Galaxy S III also features a very nice 8MP camera with reaf-facing flash and 1080p video recording capabilities. The smartphone also offers a front facing camera with 1.9MP output.
Barnes & Noble Nook Simple Touch With GlowLight
Nook Simple Touch With GlowLight
E-readers with e-ink technology are found everywhere these days, the GlowLight technology found on the Barnes & Noble Nook with GlowLight however is different.
While e-readers were formerly only available for daytime/lit reading the new Barnes & Noble Nook Simple Touch with GlowLight offers an easy on the eyes display light for nighttime reading.
What might be most impressive is that even with the GlowLight the device could last hundreds of hours without a single charge.
From Smartphones and cameras to DVRs and eReaders 2012 has proven to be a good year for gadgets in general. Choose one of the pieces of technology listed above and your significant other will be sure to thank you.


sumber

Tuesday, October 9, 2012

Wifi File Transfer




Transfer content dari ponsel Android ke PC memang mudah. Metode yang umum digunakan yaitu melalui kabel data. Namun, jika Anda memiliki router yang terhubung dengan PC dan ponsel dalam satu jaringan, silakan jajal koneksi nirkabel untuk berbagi data tanpa direpotkan oleh kabel.  

Aplikasi WiFi Transfer File menawarkan kemudahan dalam pengoperasiannya. Anda cukup melakukan instalasi pada ponsel cerdas. Aplikasi ini bisa bekerja secara background sehingga tetap bisa digunakan meskipun ponsel sedang melakukan aktivitas lain (multitasking). Aplikasi tersebut tinggal diunduh melalui Google Play Store. Saat dijalankan, aplikasi akan mendeteksi alamat internet protocol (IP) pada komputer dan selanjutnya langsung menampilkan alamat IP ponsel. Nantinya, aplikasi akan menampilkan suatu alamat IP yang sudah dikonfigurasi secara otomatis untuk Anda masukkan ke peramban.  
Untuk melakukan konfigurasi perangkat, dilakukan melalui aplikasi pada ponsel. Pilihan yang ada memungkinkan Anda untuk mengatur password untuk perlindungan content, menggunakan porta untuk menghubungkan ke beberapa PC, sampai melakukan restore berkas jika terjadi kegagalan. Disediakan pula tautan untuk mengirim alamat IP melalui e-mail.  
Secara otomatis, media simpan pada ponsel akan ditampilkan pada peramban layaknya file manager pada Windows. Anda bisa menyusuri seluruh content yang ada pada kartu memori dan melakukan berbagai perintah seperti download, delete, copy, dan rename. Anda juga dapat menggabungkan seluruh atau sebagian content yang ada dengan melakukan kompresi pada suatu konten dan menjadikannya berformat ZIP. Selain itu, terdapat pintasan khusus untuk mengakses content gambar berupa direktori dengan nama Media Gallery.  
Pada sisi kanan aplikasi, akan ditampilkan status dari ponsel yang sedang terhubung. Di sini akan ditampilkan informasi berupa kapasitas media simpan, baterai, dan koneksi nirkabel. Selain mengunduh, Anda pun bisa mengunggah konten dari PC ke ponsel. Tapi, kalau ingin mengunggah berkas berukuran lebih dari 4 MB, Anda mesti melakukan upgrade ke versi Pro yang berbayar.
****
WiFi Transfer File memudahkan Anda untuk berbagi content antara ponsel dan komputer bermodalkan koneksi WiFi. Dengan mengandalkan konfigurasi dari ponsel saja, Anda dapat berbagi ke beberapa komputer sekaligus selama berada dalam satu jaringan.

Spesifikasi
Lisensi
Gratis/Berbayar (Pro US$1,25)
Ukuran instalasi
438 KB
Situs
Sistem operasi
Android 2.1 ke atas.

Plus     : Tanpa instalasi pada PC; mendukung beragam peramban; feature proteksi berupa password; bisa restore data dari kartu memori.
Minus : Hanya bisa menampilkan konten dari kartu memori.



sumber

Tuesday, October 2, 2012

Ini Spesifikasi iPhone 5


detail berita
iPhone 5
SAN FRACISCO – Apple telah resmi meluncurkan iPhone 5 di Yerba Buena Center for the Art, San Francisco. Perusahaan tersebut menyebut iPhone generasi terbaru ini sebagai sebuah “perhiasan”.

Kehadiran iPhone 5 bukan diumumkan langsung oleh CEO Apple Tim Cook, melainkan Senior Vice President of Worldwide Marketing yakni Phil Schiller. "Setiap tahun kami menetapkan hal baru dengan iPhone baru, dan kami akan melakukannya lagi hari ini yaitu iPhone 5," kata Schiller.

Nah, berikut adalah spesifikasi lengkap iPhone 5 yang memiliki konektivitas LTE ini, seperti dilansir dari phonearena, Kamis (13/9/2012):

Desain: iPhone seberat 112 gram ini merupakan smartphone berbasis iOS 6, yang merupakan sistem operasi mobile terbaru Apple.

Layar: Retina Display 4 inci (640x1136) dengan 326 ppi, teknologi IPS LCD, fitur lainnya yakni Light sensor dan Proximity sensor.

Baterai: waktu stand-by 9,4 hari (225 jam) dan waktu bicara (3G) 8 jam.

Hardware: memiliki sistem chip Apple yaitu A6, prosesor dual core, ARM Cortex-A15, media penyimpanan built-in 16 GB.

Kamera: 8 megapiksel, flash LED, aperture f2.4, Back-illuminated sensor (BSI). Oerekam 1920x1080 (1080p HD), dan kamera depan 1,2 megapiksel.
(min)



sumber

Sunday, September 30, 2012

10 Kelebihan Android Jelly Bean





Jelly Bean merupakan nama lain dari sistem operasi Android versi 4.1. Jelly Bean mulai diperkenalkan pada acara Google I/O Conference yang diadakan pada tanggal 28 Juni lalu. Jelly Bean telah menyedot perhatian banyak kalangan terutama pengguna dan pencinta perangkat Android. 


Android Jelly Bean sudah hadir di Smartphone Galaxy Nexus. Banyak pengguna penasaran mengenai kelebihan fitur-fitur terbaru yang ditawarkan oleh Android Jelly Bean, yang merupakan penerus dari Android Ice Cream Sandwich. 


Berikut 10 kelebihan Android Jelly Bean : 
  1. Google Now. Fitur yang memberikan informasi kepada penggunanya dalam bentuk kartu-kartu informasi yang mempresentasikan beberapa jenis informasi yang berbeda-beda seperti cuaca, lokasi, skor olahraga dan sebagainya.
  2. Notifications. Pemberitahuan saat anda menerima sms, atau email dari orang lain lalu menampilkan pilihan ”quick reply” yang memungkinkan anda untuk menjawab pesan langsung tanpa harus masuk ke menu pesan. Atau anda juga bisa langsung menelepon ketika anda menerima email masuk.
  3. Google Assistant. Fitur berbasis perintah suara ketika anda ingin mengirim sms, email, menelepon dan sebagainya.
  4. Face Unlock dengan Liveness Check. Fitur membuka kunci layar dengan wajah dan untuk mengecek kebenarannya harus dengan mengedipkan mata.
  5. Screen Capture. Mengambil tampilan yang sedang dibuka untuk diedit dan kemudian membagikan lewat email dan jejaring sosial.
  6. Say It Offline. Fitur yang dapat mengkonversi ucapan ke dalam teks tanpa harus terhubung dengan koneksi data operator atau WiFi.
  7. Smart Widget. Ketika anda akan menambah widget ke halaman utama maka widget lain akan segera bergeser secara otomatis untuk memberi ruang kepada widget yang baru.
  8. Mematikan Notifikasi aplikasi tanpa menghapusnya. Jika anda terganggu dengan notifikasi atau pemberitahuan dari sebuah aplikasi, anda dapat mematikan notifikasi tanpa harus melakukan proses uninstal aplikasi tersebut dengan beberapa langkah.
  9. Efek Hujan Jelly Bean. Selain fungsi serius, Anda juga bisa mendapatkan efek hujan jelly bean untuk hiburan atau bersenang-senang.
  10. Barrel Roll. Fitur yang menampilkan efek menggelinding dari halaman situs yang dikunjungi layaknya sebuah roda.




sumber

Thursday, September 27, 2012

Inilah Daftar Smartphone yang Bakal Cicipi Jelly Bean


detail berita
Ilustrasi (foto: TechRadar)
CALIFORNIA - Jelly Bean diklaim sebagai Android paling cepat dan mulus yang dibuat Google. Dengan kehadiran sistem operasi ini, beberapa vendor smartphone bersiap menghadirkan update menuju ke Jelly Bean.

Dilansir dari International Business Times, Rabu (26/9/2012), berikut adalah daftar perangkat yang dikabarkan akan menerima pemutakhiran ke Jelly Bean.

Samsung
Senin waktu setempat, perusahaan asal Korea Selatan ini telah merilis daftar smartphone yang akan menerima pemutakhiran ke Jelly Bean. Samsung menjanjikan Jelly Bean akan memberi kinerja dan kecepatan yang lebih baik.

Daftar yang diungkap Samsung meliputi 11 unit smartphone, yaitu Galaxy S III, galaxy S II, Galaxy S II LTE, Galaxy Note, Galaxy S Advance, Galaxy Chat, Galaxy Ace 2, Galaxy Beam, Galaxy Ace Plus, Galaxy Mini 2, Galaxy S Duos.

HTCProdusen smartphone asal Taiwan ini mengonfirmasi tiga unit smartphone besutannya yang akan menerima pemutakhirna ke Jelly Bean. Ketiga smartphone tersebut adalah HTC One X, One S dan One XL.

Motorola

Di ajang peluncuran DroidRaxr HD, Motorola memperkenalkan perangkat yang akan memperoleh Jelly Bean.. Perangkat tersebut adalah Droid Razr, Droid Razr Maxx dan Droid Bionic. (amr)


 
sumber

Tuesday, September 4, 2012

Invasi 'Robot Hijau' Mencengkeram Eropa

sumber

Thursday, July 12, 2012

Google Ungkap Source Code Jelly Bean



(Ist)
San Francisco - Android memang dikenal cepat perkembangannya. Android 4.1 atau Jelly Bean baru saja menampakkan diri dan mulai digunakan di perangkat, kini Google sudah mempersiapkan update sistem operasinya tersebut. 

Dilansir eWeek, Kamis (12/7/2012), Google telah merilis source code Jelly Bean ke para developer dan komunitas open source, sehingga mereka bisa mulai menggarap aplikasi dan pengembangannya.

Jean-Baptiste Queru, Technical Lead Android Open Source Project (AOSP) di Google mengumumkan ketersediaan kode sumber tersebut pekan ini, melalui postingan blog Android Building Google Group. 

"Kami merilis Android 4.1 di AOSP hari ini. Kami merekomendasikan Anda membuat client baru, bahkan jika Anda bekerja dalam master branch. Ini akan membuat client Anda lebih kecil dan cepat bersinkronisasi. Proprietary binary tersedia untuk Nexus 7 dan Galaxy Nexus. Nexus S dan Xoom akan menyusul," tulisnya. 

'Manisnya' Jelly Bean sudah mulai bisa dinikmati pekan ini. Google mulai merilis ketersediaan Jelly Bean dengan Galaxy Nexus HSPA+ sebagai perangkat pertama yang diupgrade.

Adapun Galaxy Nexus, Nexus S, Motorola Xoom dan Nexus 7 adalah perangkat berikutnya yang segera menyusul mencicipi Android seri 4.1 ini.




sumber

Wednesday, July 11, 2012

6 Konsep Ponsel Android Futuristik






























Jakarta - Para desainer kerap menciptakan konsep ponsel yang sangat menarik. Salah satunya yang berbasis sistem operasi Android, OS yang saat ini tengah naik daun.


Di atas kertas, konsep tersebut terlihat mengagumkan. Hanya saja, sebagian konsep tampaknya masih butuh waktu cukup lama untuk benar-benar dibuat, apalagi dipasarkan. Karena teknologinya pun mungkin belum ada.

Berikut beberapa konsep ponsel Android yang terlihat futuristik dan keren, seperti detikINETkutip dari PCWorld, Selasa (10/7/2012).

1. Flip


Konsep ponsel ini dirancang oleh desainer bernama Kristian Ulrich Larsen. Keren memang. Flip dikonsep punya tiga buah layar yang menjalankan sistem operasi Android. Tiga buah layar tersebut dirancang fleksibel. 


Maka ketika direntangkan, bisa difungsikan seperti tablet karena layarnya menjadi luas. Ada keyboard yang tersembunyi di salah satu panel belakangnya. Meski kelihatannya sukar diwujudkan, konsep Flip ini dinilai lumayan bagus.


2. Glance











Smartphone bernama Glance ini sengaja didesain bagi mereka yang senang menggunakan jeans ketat. Di bagian ujungnya, ada bagian menonjol dengan atasnya berupa layar.


Nah, layar di bagian tersebut bisa menampilkan notifikasi email, telepon, sms dan sebagainya. Jadi, pengguna tidak perlu repot mengeluarkan ponsel dari saku jeans yang sempit untuk sekadar tahu siapa yang menghubungi. Cukup melihat dari layar yang menyembul tersebut.


3. Nexus Phone



Tim desain di Ciccarese Design coba mengadirkan konsep ponsel Google Nexus. Hasilnya adalah sebuah ponsel yang sangat tipis dengan layar lebar dan sistem operasi Android Ice Cream Sandwich yang sudah dikustomisasi.

Layarnya memang lebar sampai tepian ponsel agak tidak terlihat. Apakah Google berminat mengadopsi desain seperti ini?

4. BoPhone


Konsep ponsel BoPhone coba mendesain ponsel Samsung dengan desain langsing. Dipadukan dengan teknologi audio mantap dari produsen kenamaan, Bang & Olufsen.


Handset tersebut juga dibekali dengan perangkat speaker khusus dari Bang & Olufsen yang berdesain cantik dan suara nendang. Tentunya, semua ini masih sebatas konsep.



5. Galaxy Heaven

Samsung diketahui sedang mengembangkan teknologi layar Amoled fleksibel. Tim desain dari Yanko Design mencoba membuat konsep desain Galaxy Heaven ini atau yang juga disebut sebagai Galaxy Skin.

Konsep desain ini memang keren di mana ponsel bisa ditekuk-tekuk dengan mudah tanpa mengalami kerusakan. Apakah akan segera diwujudkan?

6. Aston Martin CTP002



Konsep ponsel transparan ala produsen mobil kenamaan Aston Martin ini memang terlihat cukup mengagumkan. Begitu difungsikan, dapat beroperasi seperti ponsel Android pada umumnya di mana menu-menu langsung tampil di layarnya.


Agaknya, ponsel semacam ini masih butuh waktu sangat lama untuk diwujudkan. Jadi untuk sementara cukup menikmati konsep gambarnya terlebih dahulu,



Saturday, May 5, 2012

7 Fitur Unggulan Galaxy S III


GALAXY S III

( ITEK - Gadget ) Kehadiran Galaxy S III pastinya diiringi dengan harapan tinggi oleh pengguna. Hal itu lumrah saja, sebab perangkat Android ini digadang-gadang sebagai smartphone jagoan Samsung.

Beberapa teknologinya pun terbilang baru dan memberinya nilai tambah. Ponsel berlayar jumbo ini pun siap mengibarkan pani-panji Samsung di jagat Android.

Berikut beberapa fitur unggulan di Galaxy S III , dari berbagai sumber:
LAYAR AMOLED HD
LAYAR AMOLED HD
Dengan layar 4,8 inch, Galaxy S III termasuk smartphone dengan layar jumbo saat ini. Sedikit lebih lebar dibandingkan Galaxy S II dan sedikit lebih kecil dibandingkan Galaxy Note. Teknologinya disebut sebagai Super Amoled HD dengan resolusi 1280x720 pixel. Tampilan foto dan video pun hampir dipastikan cemerlang.
SMARTSTAY
SMARTSTAY
Salah satu fitur unik di Galaxy S III dinamakan SmartStay, teknologi yang bisa mengenali pandangan mata penggunanya. Teknologi ini memungkinkan layar Galaxy S III tidak meredup ketika mata pemakai masih melihat ke layar.
S-VOICE
S-VOICE
S Voice mirip dengan fungsionalitas Siri di iPhone 4S. Fitur perintah suara ini memungkinkan penggunanya untuk mengendalikan berbagai fitur seperti alarm, memanggil teman sampai mengoperasikan organiser serta email.

STORAGE DROPBOX
STORAGE DROPBOX
Samsung Galaxy S III menyediakan dua opsi memori internal, 16 GB dan 32 GB. Di samping itu, pembeli Galaxy S III akan mendapat layanan storage gratis 50GB di Dropbox. Namun hanya terbatas dalam kurun waktu 2 tahun.
S BEAM
S-BEAM
S Beam adalah teknologi yang memungkinkan transfer file secara cepat melalui NFC dan Wi Fi Direct. Cukup mendekatkan dua ponsel bersamaan fitur ini bisa digunakan. Kecepatan transfer file diklaim bisa mencapai 300 Mbps.
BURST SHOT
BURST SHOT
Kamera 8 megapixel di Galaxy S III bisa mengambil 20 jepretan dalam waktu singkat dan merekomendasikan pada user foto mana yang terbaik. Teknologi ini memakai algoritma tertentu untuk menentukan foto paling bagus, misalnya yang mempunyai kondisi pencahayaan paling baik dan semua mata obyek foto terbuka.
IDENTIFIKASI FOTO
IDENTIFIKASI FOTO
Teknologi pengenal wajah di Galaxy S III diklaim dapat mengidentifikasi orang di sebuah foto. Kemudian langsung menghadirkan link profil orang bersangkutan yang ada di Twitter atau Facebook.



sumber

Friday, April 27, 2012

Voice Actions in Google Maps for Android






Thursday, March 15, 2012

Apa Itu Teknologi 4G - Bedanya Dengan 1G, 2G, 2.5G, 3G, 3.5G, Siapa Operatornya di Indonesia dan Menunggu Hadirnya Teknologi 5G

Yang pertama harus diketahui adalah huruf “ G ” di situ berarti Generasi, jadi ketika anda mendengar ada orang yang berbicara mengenai jaringan 4G, maka itu artinya mereka sedang membicarakan mengenai jaringan wireless berbasis pada teknologi jaringan generasi ke 4.

Agar lebih faham mari kita telusuri dari generasi pertama (1G) dimana ponsel benar-benar disebut ponsel, tidak disebut ponsel pintar (smart phone) atau ponsel bodoh, atau ponsel super atau apapun itu. yang pasti mereka akan terlihat menonjol di saku anda.

Mereka sangat sederhana hanya digunakan untuk menelfon saja. tidak ada yang lain, tidak ada fitur jejaring sosial, tidak membutuhkan flash player 10.1 tidak ada yang mengupload hasil jepretan kamera 5 Mega Pixel ke filcker dan mereka tidak berubah menjadi hotspot nirkabel yang bisa menghubungkan beberapa ponsel lainnya ke internet.


Teknologi sekarang sudah sangat maju dan GPRS, EDGE, UMTS, HSDPA adalah generasinya. GPRS adalah generasi pertamanya disusul dengan Edge dengan memberikan layanan agak cepat lalu 3G dengan menghadirkan layanan tercepat dan akhirnya teknologi sekarang 3.5G menyingkirkan semua dengan menghadirkan layanan sangat cepat untuk mengakses data, dan mungkin akan hadir layanan 4G.




Perjalanan Generasi

G stands for Generation and is related to data transmission speed
  1. 1G - Original analog cellular for voice (AMPS, NMT, TACS) 14.4 kbps
  2. 2G - Digital narrowband circuit data (TDMA, CDMA) 9-14.4 kbps
  3. 2.5G - Packet data onto a 2G network (GPRS, EDGE) 20-40 kpbs
  4. 3G - Digital broadband packet data (CDMA, EV-DO, UMTS, EDGE) 500-700 kbps
  5. 3.5G - Replacement for EDGE is HSPA 1-3 mbps and HSDPA up to 7.2Mbps
  6. 4G - Digital broadband packet data all IP (Wi-Fi, WIMAX, LTE) 3-5 mbps
  7. 5G - Gigabit per second in a few years (?) 1+ gbps

GPRS (General Packet Radio Service) : suatu teknologi yang digunakan untuk pengiriman dan penerimaan paket data. GPRS sering disebut dengan teknologi 2.5G. Fasilitas yang diberikan oleh GPRS : e-mail, mms (pesan gambar), browsing, internet. Secara teori GPRS memberikan kecepatan akses antara 56kbps sampai 115kbps.

EDGE (Enhanced Data for Global Evolution) : teknologi perkembangan dari GSM, rata-rata memiliki kecepatan 3kali dari kecepatan GPRS. Kecepatan akses EDGE secara teori sekitar 384kbps. Fasilitas yang disediakan EDGE sama seperti GPRS (e-mail, mms, dan browsing).

UMTS (Universal Mobile Telecommunication Service) : perkembangan selanjutnya dari EDGE. UMTS sering disebut generasi ke tiga (3G). Selain menyediakan fasilitas akses internet (e-mail, mms, dan browsing), UMTS juga menyediakan fasilitas video streaming, video conference, dan video calling*). Secara teori kecepatan akses UMTS sekitar 480kbps.

HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) merupakan perkembangan akses data selanjutnya dari 3G. HSDPA sering disebut dengan generasi 3.5 (3.5G) karena HSDPA masih berjalan pada platform 3G. Secara teori kecepatan akses data HSDPA sama seperti 480kbps, tapi pastinya HSDPA lebih cepat lah. Kalau gak lebih cepat apa gunanya menciptakan HSDPA. Semakin baru tekonologi pastinya semakin bagus.


Perkembangan teknologi nirkabel dapat dirangkum sebagai berikut :

Generasi pertama : hampir seluruh sistem pada generasi ini merupakan sistem analog dengan kecepatan rendah (low-speed) dan suara sebagai objek utama. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System).


Generasi kedua : dijadikan standar komersial dengan format digital, kecepatan rendah - menengah. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT.



Generasi ketiga : digital, mampu mentransfer data dengan kecepatan tinggi (high-speed) dan aplikasi multimedia, untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO.



Antara generasi kedua dan generasi ketiga, sering disisipkan Generasi 2,5 yaitu digital, kecepatan menengah (hingga 150 Kbps). Teknologi yang masuk kategori 2,5 G adalah layanan berbasis data seperti GPRS (General Packet Radio Service) dan EDGE (Enhance Data rate for GSM Evolution) pada domain GSM dan PDN (Packet Data Network) pada domain CDMA.



4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah "3G and beyond". Sebelum 4G, High-Speed Downlink Packet Access (HSDPA) yang kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G telah dikembangkan oleh WCDMA sama seperti EV-DO mengembangkan CDMA2000. HSDPA adalah sebuah protokol telepon genggam yang memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) yang akan dapat memberikan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4 Mbit/detik arah turun).




PERBEDAAN 1G, 2G, 2.5G, 3G, 3.5G, 4G DAN 5G
1G

Jaringan 1G pertamakali ditemukan di tahun 1980 ketika AMPS di Amerika bekerjasama dengan TACS dan NMT di Eropa membuat terobosan di teknologi jaringan. Saya tidak perlu menjelaska singkatan dari AMPS dll, karena tidak akan ada kuis berhadiah Iphone 4G yang akan menanyakan singkatan itu.

Yang harus anda ketahui adalah bahwa ini adalah standar baru dari teknologi jaringan. zaman dimana campur tangan manusia sudah tidak terlalu dibutuhkan semuanya benar benar sudah otomatis dan dengan bentuk yang kecil tentunya. karena ini adalah ponsel generasi pertama mereka membuat nya sangat serius mereka membuat ponsel yang kuat dan handal yang akhirnya tersebar ke seluruh dunia.
2G

Pada awal tahun 90-an untuk pertama kalinya muncul teknologi jaringan seluler digital. yang hampir bisa dipastikan memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan teknologi jaringan analog (1G) seperti suara lebih jernih, keamanan lebih terjaga dan kapaistas yg lebih besar. GSM muncul terlebih dahulu di Eropa sementara Amerika mengandalkan D-AMPS dan Quallcomm CDMA pertama mereka. kedua sistem ini (GSM dan CDMA) mewakili generasi ke dua (2G) dari teknlogi jaringan nirkabel, mereka berbeda, mereka unik mereka Asli. dan juga kenyataan bahwa generasi Pertama telah pupus satu dekade yang lalu. sehingga harus ada generasi yang baru.

Generasi kedua memiliki memiliki fitur CSD sehingga transfer data lebih cepat. sekitar 14.4KBPS. anda juga dapat mengirimkan pesan teks. akan tetapi Fitur CSD ini membuat Tagihan bualanan anda membengkak.karena jika anda ingin terhubung ke internet anda harus menggunakan dialup yang dihitung permenit. kecuali anda punya percetakan uang sendiri dirumah ;)

Pada tahun tahun selanjutnya ketika orang-orang sudah ketagihan internet, ketika mereka mengecek email setiap hari mereka merasa sudah harus ada perubahan, mereka membutuhkan akses data yang lebih cepat dari yang ada saat itu. GPRS memang lebih bagus dari 2G tapi tidak cukup bagus jika kita bandingkan dengan 3G yang benih benih nya sudah mulai muncul ketika GPRS di umumkan untuk pertama kali.
2.5G
GPRS (The General Packet Radio Service) – 2.5G – adalah terobosan terbaru di generasi ke dua ini. GPRS jg adalah akar dari munculnya 4G. lahir pada tahu 1997 GPRS dengan sigap menggantikan CSD yang boros. dengan GPRS anda bisa dipastikan “Always on” anda dapat terhubung ke internet dimana saja dan kapan saja. secara teori kecepatan gprs mampu mencapai 100kbps walau dalam kenyataannya kita tidak pernah mencapai kecepatan 40kbps sekalipun.hhehe ;) GPRS juga membuat anda lebih irit karena hitungannya menjadi per kilobyte bukan lagi permenit seperti CSD.
3G
Antara tahun 2001 sampai 2003, EVDO Rev 0 pada CDMA2000 dan UMTS pada GSM pertama yang merupakan cikal bakal generasi ke tiga (3G) diperkenalkan. Tapi ini bukan berarti GPRS telah mati. Justru saat itu muncul EDGE – Enhanced Data - rates for GSM Evolution – ini diharapkan akan menjadi pengganti GPRS yang baik, karena tidak perlu mengupgrade hardware secara ekstrem dan tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya. dengan EDGE anda sudah dapat merasakan kecepatan dua kali lebih cepat daripada GPRS akan tetapi tetap saja masih kurang cepat dari 3G.
EDGE (Enhanced Data for Global Evolution) : teknologi perkembangan dari GSM, rata-rata memiliki kecepatan 3kali dari kecepatan GPRS. Kecepatan akses EDGE secara teori sekitar 384kbps. Fasilitas yang disediakan EDGE sama seperti GPRS (e-mail, mms, dan browsing).

UMTS (Universal Mobile Telecommunication Service) : perkembangan selanjutnya dari EDGE. UMTS sering disebut generasi ke tiga (3G). Selain menyediakan fasilitas akses internet (e-mail, mms, dan browsing), UMTS juga menyediakan fasilitas video streaming, video conference, dan video calling*). Secara teori kecepatan akses UMTS sekitar 480kbps.
3.5G

HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) merupakan perkembangan akses data selanjutnya dari 3G. HSDPA sering disebut dengan generasi 3.5 (3.5G) karena HSDPA masih berjalan pada platform 3G. Secara teori kecepatan akses data HSDPA sama seperti 480kbps, tapi pastinya HSDPA lebih cepat lah. Kalau gak lebih cepat apa gunanya menciptakan HSDPA. Semakin baru tekonologi pastinya semakin bagus. 

Setelah beberapa tahun, CDMA 2000 mengupgrade teknologi jaringan evdo mereka. menjadi EVDO rev A. teknologi ini memiliki kecepatan 10 kali lebih cepat dari evdo rev 0. Juga UMTS yang menguprade teknologi mereka ke HSDPA dan HSUPA. inilah yang dinamakan 3.5G
4G

4G yang digadang gadang 500 kali lebih cepat daripada CDMA2000 dapat memberikan kecepatan hingga 1Gbps jika anda di rumah atau 100Mbps ketika anda bepergian. Bayangkan dengan kecepatan super itu anda dapat dengan mudah mendowload film dengan kualitas HD. Dan dalam waktu yang singkat tentu saja. untuk mendownload film berkapasitas 6GB saja hanya diperlukan waktu 6 Menit. Luar biasa .. mari kita tunggu kedatangan teknologi yang super cepat ini. selain itu ini adalah salahsatu solusi yang paling efektif untuk jaringan internet dipedasaan karena lebih baik menanam 1 menara 4G untuk ber mil-mil jauhnya, daripada dengan menyelimuti sawah-sawah dengan kabel fiber optik.
4G adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada pengembangan teknologi telepon seluler. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah "3G and beyond".
Teknologi 4G adalah istilah serapan dari bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan untuk menjelaskan pengembangan teknologi telepon seluler.

Sistem 4G akan dapat menyediakan solusi IP yang komprehensif dimana suara, data, dan arus multimedia dapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja, pada rata-rata data lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Belum ada definisi formal untuk 4G. Bagaimanapun, terdapat beberapa pendapat yang ditujukan untuk 4G, yakni: 4G akan merupakan sistem berbasis IP terintegrasi penuh.
Ini akan dicapai setelah teknologi kabel dan nirkabel dapat dikonversikan dan mampu menghasilkan kecepatan 100Mb/detik dan 1Gb/detik baik dalam maupun luar ruang dengan kualitas premium dan keamanan tinggi. 4G akan menawarkan segala jenis layanan dengan harga yang terjangkau. Setiap handset 4G akan langsung mempunyai nomor IP v6 dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksi internet telephony yang berbasis Session Initiation Protocol (SIP).




Semua jenis radio transmisi seperti GSM, TDMA, EDGE, CDMA 2G, 2.5G akan dapat digunakan, dan dapat berintegrasi dengan mudah dengan radio yang di operasikan tanpa lisensi seperti IEEE 802.11 di frekuensi 2.4GHz & 5-5.8Ghz, bluetooth dan selular. Integrasi voice dan data dalam channel yang sama. Integrasi voice dan data aplikasi SIP-enabled.

* * * * *
Teknologi 4G di Indonesia

Secara sederhana, dapat diartikan bahwa teknologi 1G adalah telepon analog / PSTN yang menggunakan seluler. Sementara teknologi 2G, 2.5G, dan 3G merupakan ISDN. Indonesia pada saat ini sebenarnya baru saja memasuki dan memulai tahap 3.5G atau yang biasa disebut sebagai HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) yang mampu memberikan kecepatan akses hingga 3.6 Mb/s (termasuk koneksi pita lebar (broadband connection)). Berkaitan dengan teknologi 4G, SIP adalah protokol inti dalam internet telephony[1] yang merupakan evolusi terkini dari Voice over Internet Protocol maupun Telephony over Internet Protocol.

Teknologi tersebut banyak di perdebatkan oleh operator, pemerintah dan DPR belakangan ini. Tidak lama lagi internet telephony akan menjadi tulang punggung utama infrastruktur telekomunikasi. Teknologi internet telephony memungkinkan pembangun infrastruktur telekomunikasi rakyat secara swadaya masyarakat (tanpa Bank Dunia, IMF maupun ADB) bahkan mungkin tanpa kontrol pemerintah sama sekali.

Dengan teknologi SIP dalam 4G, nomor telepon PSTN hanyalah sebagian kecil dari identifikasi telepon. Bagian besarnya akan dilakukan menggunakan URL. Kita tidak lagi perlu bergantung pada nomor telepon yang dikendalikan oleh pemerintah untuk berkomunikasi via internet-telepon. Infrastruktr internet telephony memungkinkan kita untuk menyelenggarakan sendiri banyak hal tanpa tergantung lisensi pemerintah dan tidak melanggar hukum.

Teknologi 4G juga akan menyebabkan kemunduran bagi teknologi Internet Network (IN) yang saat ini merupakan infrastruktur telekomunikasi yang digunakan berbagai provider. Hal tersebut disebabkan terbukanya jalur arus bawah yang dapat didownload dan diakses gratis dari internet.
WiMAX, Teknologi 4G Pertama di Indonesia

WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access) merupakan teknologi 4G Pertama yang diimplementasikan di Indonesia pada bulan Juni 2010 oleh operator Firstmedia dengan merek dagang Sitra WiMAX. Teknologi 4G WiMAX terdiri atas tiga bagian generasi,
  • WiMAX 16.d, atau sering disebut WiMAX nomadic dengan mobilitas terbatas hingga kecepatan 70 Mbps.
  • WiMAX 16.e, merupakan WiMAX mobile dengan mobilitas tinggi hingga kecepatan 144Mbps.
  • WiMAX 16.m, WiMAX mobile dengan mobilitas tinggi hingga kecepatan 1Gbps.

Operator 4G Pertama di Indonesia

Sitra WiMAX merupakan operator 4G pertama yang meluncurkan layanan 4G Wireless Broadband di Indonesia. Sitra WiMAX adalah bagian dari Lippo Group dan merek dagang terbaru dari PT. Firstmedia Tbk. Sitra WiMAX akan melayani 4G Wireless Broadband pertama di Indonesia di daerah terpadat dan sekaligus memiliki hak izin BWA termahal yaitu di coverage Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Propinsi Banten, Sumatera Utara, dan Propinsi NAD.

* * * * *
Mengenal Berbagai Macam Teknologi 4 G
Jaringan akses generasi ke-3 (3G) seperti WCDMA dan cdma2000 memiliki struktur jaringan yang kompleks dan perlu melibatkan banyak protokol untuk meng-cover seluruh sistemnya. Oleh sebab itu, jaringan akses generasi ke-4 (4G) diharapkan memiliki struktur yang lebih sederhana yang seluruhnya berbasis pada internet protocol (all-IP). Dengan berbasis pada IP, seluruh lalu lintas paket dalam jaringan akses dan jaringan backbone adalah seragam, tanpa perlu mengkonversikan satu protokol ke protokol lainnya.
Sebagian besar jaringan 3G pada dasarnya dibangun di atas jaringan selular circuit-switched, dimana mereka memiliki gerbang (gateways) sendiri untuk menterjemahkan paket-paket IP dari jaringan backbone. Jaringan 3G juga mempunyai protokol dan interface sendiri-sendiri dalam berkomunikasi sesamanya. Ini menjadi masalah tersendiri dalam hal interoperability. Oleh sebab itu, untuk mengatasi berbagai masalah ini, jaringan 4G dirancang sebagai sebuah jaringan all-IP yang berbasis packet switched seperti halnya jaringan backbone berbasis IP seperti intranet (LAN, WLAN) dan internet.
Dalam rancangan pengembangannya, jaringan 4G mempunyai 2 visi yang berbeda. Pertama adalah jaringan 4G yang Revolusioner (4G-R), dimana dikembangkan sebuah sistem yang inovatif. Yang kedua adalah yang bervisi Evolusioner (4G-E), dimana jaringan 4G disini mempunyai kemampuan interworking dengan sistem-sistem jaringan yang telah ada. Model interworking akan mengintegrasikan jaringan-jaringan selular, jaringan nirkabel metropolitan (wireless metropolitan area networks - WMANs), jaringan nirkabel lokal (local wireless local area networks -WLANs), dan jaringan nirkable personal (wireless personal area networks - WPANs). Model interworking ini meng-cover skenario jaringan masa depan yang terintegrasi dimana setiap orang dapat mengakses jaringan kapan saja (anytime), dari mana saja (anywhere), dan dengan cara apa saja (anyway).
4G-R
WLAN IEEE 802.11 adalah sistem yang telah mencapai throughput sampai dengan 54Mbps akan tetapi masih terbatas pada area layanan yang hanya mencapai beberapa ratus meter saja (200 – 300 meter). Dilain pihak, jaringan selular saat ini (seperti cdma2000 1x EV-DO) dapat mengcover layanan sejauh beberapa kilometer, akan tetapi throughput sel nya hanya mencapai 2Mbps. Berdasarkan hal ini, adalah sangat esensial untuk mengembangkan sistem yang inovatif yang memiliki throughput yang tinggi dan jangkauan layanan yang lebar.

Sistem baru 4G yang inovatif ini menggunakan teknik-teknik yang berbeda dari pendahulunya, seperti penggunaan orthogonal frequency division multiplexing/multiple access (OFDM/OFDMA) dan antenna dengan sistem multiple input multiple output (MIMO). Untuk mendukung berbagai kondisi, seperti mobilitas pengguna, baik yang bergerak dengan kecepatan tinggi (mobile) atau pun yang berkecepatan rendah (nomadic), jenis trafik (data atau suara), atau batasan cakupan (cellcentre/boundary), maka dikembangkanlah teknik-teknik yang mengkombinasikan beberapa akses jamak (hybrid multiple access).

Kandidat teknologi 4G-R yang paling kuat adalah teknologi jaringan yang berbasis pada standard IEEE 802.16 dan ETSI/HIPERMAN, yang dikenal dengan jaringan WiMAX. Standar jaringan ini terus dikembangkan, dari yang paling awal 802.16 yang hanya mendukung topologi akses point-to-multipoint line of sight (PMP - LOS), 802.16d yang mendukung topologi mesh non line of sight (mesh-NLOS), 802.16e yang mendukung mobilitas, hingga yang terakhir yang masih berjalan, 802.16j yang mendukung relay bergerak multi hop (multihop mobile relay-MMR) dan 802.16m advance air interface yang memungkinkan rate data 100Mb/s untuk aplikasi bergerak (mobile application) dan 1Gb/s untuk aplikasi tetap (fixed application) sesuai dengan persyaratan IMT-Advanced. Pengembangan jaringan 4G inovatif ini, terutama dalam lapisan Medium Acces Control (MAC layer – L2) dan lapisan fisik (PHY layer – L1).
4G-E

Berbeda dengan teknologi 4G-R, teknologi yang di usung oleh 4G-E merupakan pengembangan teknologi berbasis 3G – Universal Mobile Telecommunication System (UMTS) yang telah diimplementasikan oleh the Third Generation Partnership Project (3GPP) dan dikenal dengan nama 3GPP Long Term Evolution (LTE). LTE diperkenalkan sebagai standard 3GPP Release 8. Pada awalnya pengembangannya, LTE dinyatakan sebagai bentuk peningkatan teknologi 3G atau pre-4G karena hanya merupakan pengembangan dari UMTS. Selain itu dengan spesifikasi peak rates 100 Mbps untuk downlink dan 50 Mbps untuk uplink, LTE jelas tidak memenuhi kriteri teknologi 4G yang ditetapkan ITU-IMT Advanced.

Menyikapi hal tersebut, dalam workshop yang diadakan di China bulan April 2008, 3GPP/3GPP2 berkomitmen untuk meningkatkan spesifikasi LTE untuk memenuhi kriteria 4G. Peningkatan spesifikasi ini dikenal dengan LTE-Advanced (LTE-A). Selain memenuhi peak rates 1 Gbps, peningkatan spesifikasi juga dilakukan pada elemen Radio Access Network (RAN) dan Radio Access Control (RAC) untuk meningkatkan performance jaringan. Standard resmi LTE-A ditetapkan dalam 3GPP Release 10, dan diharapkan akan diluncurkan pada kuartal ketiga 2010.

Sementara standard air interface untuk teknologi 4G-R masih terus dalam pengembangan, demikian juga halnya untuk standard compliances dan conformances melalui WiMAX forum. Dilain pihak peluang 4G-E sangat terbuka untuk dipasarkan, terutama oleh operator incumbent, melalui pre-4G LTE atau paling tidak dengan mengimplementasikan standard 3GPP Release 5 dan Release 6 yang dikenal dengan nama IP Multimedia Subystem (IMS).
IMS

Standard IP-Media Subsystem (IMS) dapat menjembatani sekaligus mengkonvergensikan berbagai teknologi jaringan, sehingga operator incumbent dengan teknologi GSM/GPRS/EDGE, UMTS/3G, maupun tradisional PSTN dapat untuk bermigrasi dan memberikan layanan 4G dengan interoperability antar sistem yang terjamin. Arsitektur umum IMS dapat dilihat pada gambar berikut :
Arsitektur IMS dengan Interoperability Antar Sistem (sumber : TEKELEC)


IP Multimedia Subsystem (IMS) adalah sebuah framework baru di bidang telekomunikasi. Pada awalnya IMS dispesifikasikan untuk jaringan bergerak, untuk mendukung layanan telekomunikasi berbasis IP. IMS diperkenalkan pertama kali oleh 3GPP melalui dua fase pengembangan (release 5 dan release 6) untuk jaringan UMTS. Dilain pihak sebuah framework IP multimedia lain juga diluncurkan oleh 3GPP2 sebagai the Multi Media Domain (MMD) untuk jaringan 3G CDMA2000. Pada akhirnya framework ini diharmonisasikan (bukan digabungkan lho) dengan IMS, menjadi apa yang berlaku saat ini. Standard IP Multimedia Subsystem (IMS) ini mendefinisikan sebuah arsitektur dasar jaringan yang mendukung Voice over IP (VoIP) dan layanan-layanan multimedia lainnya. Selanjutnya standard IMS dari 3GPP/3GPP2 ini diadopsi sepenuhnya oleh badan standard ETSI menjadi ETSI/TISPAN.

Dari sini dapat kita lihat, bagaimana 2 badan standard telekomunikasi yang paling berpengaruh di dunia saling berkompetisi untuk pengembangan teknologi 4G. IEEE pada 4G-R di satu pihak dan ETSI pada 4G-E di pihak lainnya.

Dari sisi pengguna, IMS memungkinkan layanan komunikasi person-to-person dan person-to-content dengan berbagai mode komunikasi, meliputi suara, teks, gambar dan video, atau kombinasinya, dengan cara yang sangat personal dan terkontrol.

Dari sisi operator, IMS memberikan satu kemajuan penting pada konsep arsitektur layering dengan mendefinisikan sebuah arsitektur horizontal, dimana service enablers dan common functions dapat di gunakan ulang untuk berbagai aplikasi. Ini sebuah terobosan yang luar biasa pada konsep layering untuk komunikasi data. Arsitektur horizontal dalam IMS juga menspesifikasikan interoperability dan kemampuan roaming, selain itu juga menyediakan bearer control, pentarifan (charging) dan keamanan (security). Dan yang paling utama, ia dapat diintegrasikan dengan jaringan suara dan data eksisting dengan mengadopsi berbagai keuntungan dari domain IT.

Dengan kemampuan yang ditawarkannya, IMS menjadi jembatan untuk konvergensi jaringan bergerak dan jaringan tak bergerak (fixed-mobile convergence – FMC). Dengan alasan inilah IMS dapat menjadi solusi bagi operator jaringan bergerak maupun tak bergerak untuk mengembangkan bisnis multimedianya dan menyajikan layanan bernilai tambah (value added services – VAS). Integrasi dari berbagai media yang berbeda membuka peluang untuk menyediakan layanan komunikasi yang lebih kaya dari pada layanan yang telah tersedia saat ini.

Meskipun mereduksi penggunaan jaringan circuit switched bukanlah tujuan IMS, dengan mungkinnya layanan suara lewat packet switched, banyak fihak yang meramalkan bahwa tereduksinya layanan circuit switched tinggal menunggu waktu saja. Akan tetapi dengan kemampuan interworking dengan jaringan circuit switched PSTN dan PLMN, setidaknya ini memperpanjang umur jaringan circuit switched. Wink

Dengan perangkat-perangkat yang sepenuhnya berbasis software, menjadikan peluang besar sekaligus tantangan bagi kita untuk mengembangkan IMS sebagai salah satu produk telekomunikasi nasional.

* * * * *
5G ? - 5G - Gigabit per second - for the future : 1+ Gbps

Dan, tanpa secara optimal menikmati teknologi 3G dan 4G, di seberang jalan orang-orang sudah mulai membicarakan teknologi 5G! Anda merasa gila dibuatnya membayangkan seperti apa wujud ponsel di masa teknologi 5G. Karena Anda paham paradigma teknologi ada kemampuan reduksi wujud fisik, lamunan Anda terbawa ke masa depan. Saat itu seorang eksekutif muda yang hendak masuk ke mobilnya bergumam seolah bicara dengan orang lain melalui alat komunikasi. Anda sadari bentuk ponselnya tidak digenggam, tetapi di pergelangan tangan layaknya jam tangan! Di telinganya terselip handsfree berteknologi Bluetooth. Untuk menghubungi seseorang ia cukup bergumam pelan mengucapkan nama orang yang hendak dihubungi. Demikian juga untuk mengirimkan pesan teks dan multimedia. Tapi yang lalu Anda lihat terdapat seutas kabel menjulur dari ponsel tersebut ke arah benda mirip koper kerja yang ia genggam di tangan kirinya. Akhirnya Anda sadar sepenuhnya koper kerja tersebut ternyata sebuah baterai!

Inti dari kisah ini sebenarnya imajinasi dan pemikiran kreatif yang hendaknya membawa pada inovasi teknologi ponsel di masa depan yang lebih canggih. Karena batas teknologi adalah imajinasi dan mimpi. Sesuatu yang dianggap tidak mungkin saat ini karena tidak penjelasan logis tasnya. Awalnya adalah imajinasi yang tanpa sadar dan tidak sadar membawa kita pada kehadirannya yang nyata. Bukankah imajinasi dan keinginan menjadi terdahulu sebelum kita merasakan yang sesungguhnya? Hal ini mengingatkan saya pada ucapan Albert Einsten. Ia katakan imagination is more important than knowledge. Ah, baiklah saya ingin berujar- berimajinasi, “Halo, bisa saya bicara dengan teknologi 5G?

* * * * *
GPRS (General Packet Radio Service)

A Global System for Mobile Communications (GSM) initiative to deliver high speed packet data services to mobile terminals. GPRS allows many users to share the same channel and allows users to stay virtually 'on line' all of the time; radio resources are used only when data is actually being transmitted or received. Call setup is almost instantaneous and users may be charged on the basis of actual data transmitted, rather than connection time. Sometimes defined as GSM Packet Radio Service.
EDGE (Enhanced Data rate for Global Evolution)

A technology (also known as GSM++) that allows Global System for Mobile Communications (GSM) operators to use existing GSM radio bands to offer wireless multimedia IP-based services and applications at speeds of 384 kbps with a bit-rate of 48 kbps per timeslot and up to 69.2 kbps per timeslot under ideal radio conditions. (A more realistic theoretical limit is 59.2 kbps per timeslot). The 384 kbps prediction is from an International Telecommunication Union (ITU)-defined objective in the ITU2000 standard. EDGE is fully based on GSM and requires relatively small changes to network hardware and software. For example, EDGE uses the same time division multiple access (TDMA) frame structure, logic channel, and 200-kHz carrier bandwidth as today's GSM networks, allowing existing cell plans to remain intact. Formerly called Enhanced Data rate for GSM Evolution.

What that means in simple English is that when you connect to the internet via your mobile phone, if EDGE is available, sites should appear (data download to your phone) faster than just standard GPRS.

In theory EDGE is twice the speed of GPRS. You might see a small icon on your phone screen that indicates that GPRS and/or EDGE is operating. There's no need to add special settings to your connection.
3G (third generation wireless)

3G is an ITU specification for the third generation of mobile communications technology. (Analog cellular was the first generation; Digital PCS the second.) 3G uses the Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) standard. Key features of 3G systems are a high degree of commonality of design worldwide, compatibility of services, use of small pocket devices with worldwide roaming capability, Internet and other multimedia applications, and a wide range of services and devices.

The main difference between 2.5G and 3G wireless is the rate at which data can be transferred. Planned rates are: 144 kbps or higher in high mobility (vehicular) traffic, 384 kbps for pedestrian traffic, and 2 Mbps or higher in fixed applications or for indoor traffic. The EDGE (Enhanced Data rates for Global Evolution) air interface was developed specifically to meet the bandwidth needs of 3G.
3.5G - HSPA (High-Speed Packet Access) offered by some mobile operators, requires a special modem, built into some notebooks and also available as a USB dongle. Speeds up to 3.6 Mbps.
HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access) boosts speeds to as much as 7.2 Mbps, with 14.4 Mbps speeds possible in the near future.

HSDPA is five times faster than EDGE and ten times faster than GPRS.
4G - Digital broadband packet data all IP (Wi-Fi, WIMAX, LTE) 3-5 Mbps
5G - Gigabit per second - for the future : 1+ Gbps





sumber